Admin
03-01-2026
BPJS Kesehatan tidak hanya berperan sebagai penyedia jaminan pembiayaan layanan kesehatan, tetapi juga aktif dalam upaya promotif dan preventif. Salah satu bentuk upaya tersebut adalah skrining riwayat kesehatan yang dapat diisi oleh peserta BPJS Kesehatan secara mandiri. Sayangnya, masih banyak peserta yang belum memahami pentingnya mengisi skrining ini.
Skrining riwayat kesehatan BPJS Kesehatan adalah pengisian data kesehatan pribadi yang mencakup kebiasaan hidup, riwayat penyakit, serta faktor risiko penyakit tertentu, seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke. Skrining ini dapat diakses melalui aplikasi Mobile JKN atau situs resmi BPJS Kesehatan.
Deteksi Dini Penyakit
Dengan mengisi skrining, peserta dapat mengetahui risiko penyakit tidak menular sejak dini. Deteksi dini sangat penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.
Pencegahan Lebih Efektif
Hasil skrining membantu peserta memahami kondisi kesehatannya sehingga dapat melakukan perubahan gaya hidup, seperti pola makan sehat, olahraga teratur, dan menghindari kebiasaan berisiko.
Mendukung Pelayanan Kesehatan yang Tepat
Data skrining menjadi acuan bagi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dalam memberikan pelayanan yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta.
Mengurangi Risiko Komplikasi dan Biaya Kesehatan
Penyakit yang terdeteksi lebih awal cenderung membutuhkan biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan penyakit yang sudah berada pada tahap lanjut.
Mendukung Program Kesehatan Nasional
Data skrining secara agregat membantu BPJS Kesehatan dan pemerintah dalam merancang program pencegahan dan pengendalian penyakit yang lebih tepat sasaran.
Mengisi skrining riwayat kesehatan BPJS Kesehatan sangat mudah, tidak dipungut biaya, dan hanya membutuhkan beberapa menit. Peserta cukup menjawab pertanyaan sesuai kondisi sebenarnya untuk mendapatkan hasil yang akurat.