Admin
28-02-2026
Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering dijuluki sebagai The Silent Killer. Mengapa? Karena penyakit ini seringkali tidak menunjukkan gejala luar yang jelas sampai terjadi komplikasi serius seperti stroke atau serangan jantung.
Di Indonesia, angka kejadian hipertensi cukup tinggi, dan banyak penderitanya tidak menyadari kondisi mereka sendiri.
Seseorang didiagnosis menderita hipertensi jika tekanan darah sistolik mencapai $\ge 140$ mmHg dan/atau tekanan darah diastolik mencapai $\ge 90$ mmHg pada dua kali pengukuran dalam waktu berbeda.
Meski sering tanpa gejala, beberapa orang mungkin merasakan:
Sakit kepala atau pusing (terutama di bagian tengkuk).
Jantung berdebar-debar.
Penglihatan kabur.
Faktor Risiko: Mengapa Ini Terjadi?
Ada faktor yang tidak bisa diubah (usia, genetik), namun banyak faktor yang bisa kita kendalikan, di antaranya:
Konsumsi Garam Berlebih: Seperti pada tips puasa sebelumnya, batas aman adalah 1 sendok teh (5 gram) per hari.
Kegemukan (Obesitas): Berat badan berlebih membebani kerja jantung.
Kurang Aktivitas Fisik: Sedentari atau kurang gerak meningkatkan risiko kekakuan pembuluh darah.
Merokok & Alkohol: Zat kimia dalam rokok merusak lapisan dinding pembuluh darah.